Indrawati yang dihubungi infojambi.com, mengungkapkan, wanita hamil yang ditolongnya itu bernama Fitri asal Kota Jambi. Mereka sama-sama satu pesawat.
“Alhamdulillah, sekitar pukul 12.25 WIB lahirnya. Itu bayi pertama Fitri," kata Indrawati seusai mengikuti acara halal bi halal di Sorolangun dan Merangin bersama kader dan konstituen serta kegiatan balap motor di Sarolangun.
Menurut salah seorang penumpang, Nuzran Joher, yang juga berada dalam pesawat, setelah selesai melakukan boarding, saat akan take off, terjadi keriuhan di kursi bagian belakang pesawat Garuda Indonesia. Penumpang yang berada dalam “burung besi” milik pemerintah itu mengira ada seorang penumpang yang sakit.
Senator asal Jambi periode 2004-2009 itu menceritakan, setelah mengetahui ada penumpang yang akan melahirkan, pramugari mengumumkan mencari dokter yang ada di dalam pesawat.
Bak gayung bersambut, Indrawati Sukadis yang sebelumnya berprofesi sebagai dokter dan kini menjadi anggota konvensi Capres Partai Demokrat, sekaligus Bendahara DPP Partai Demokrat, juga berada dalam pesawat tersebut.
Bersama rekannya yang juga berprofesi sama, dokter Donda Damanik dan dr Iwan Hutagalung (Direktur RS Tebo), mereka responsive mengatasi keadaan tersebut.
Kendati mengalami penundaan pemberangkatan menuju Jakarta, para penumpang lain di pesawat Garuda, seperti Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Erwan Malik, Kepala Bappeda Provinsi Fauzi Ansori dan sejumlah anggota DPRD Provinsi Jambi, tak terlalu mempermasalahkan.
Sebaliknya, penumpang pesawat malah menyambut sukacita atas keberhasilan dr. Indrawati Sukadis bersama rekan-rekan dokter lainnya berhasil menyelamatkan proses persalinan di dalam pesawat.
“Saya senang bisa membantu Fitri dalam proses persalinannya,” ujar Indrawati. (infojambi.com/BS)



